Pages

Sunday, October 14, 2012

Tawuran hanya merusak peradaban

selamat datang di blog saya, sebelumnya perkenalkan
nama saya nur rahmat

akhir-akhir ini kita sering melihat berita di televisi mengenai tawuran-tawuran antar kampus, antar SMA, bahkan antar SMP
dan itu semua dipicu oleh masalah sepele, yaitu saling ejek dan saling senggol waktu papasan, benar2 memalukan dunia pendidkan saja, mereka adalah generasi yang terdidik tapi kok seperti ga pernah di didik sekali ya???

kemarin di tv one dibahas mengenai tawuran ini, dan yang membahasnya adlah orang-orang yang sudah paham akan itu, dan apa hasilnya??? mereka ada yang menyalahkan pihak sekolah lah, ada yang menyalahkan kondisi negara lah dsb. bukan mencari solusi tapi malah jadi ajang saling tuduh

kemudian yang memalukan lagi adalah tawuran kerap sekali terjadi di ibukota negara kita, di ibu kota jakarta...
spengetahuan saya, jarang sekali tawuran remaja didaerah lain selain di jakarta, kenapa ibukota yang seharusnya menjadi  contoh kota2 lain malah sering terjadi tawuran?? ini memalukan sekali.

menurut saya, tawuran terjadi akibat beberapa faktor, dari keluarga, lingkungan, dan sekolah

dari keluarga, sering anak-anak ibu kota jauh dari didikan keluarga, padahal pendidikan di keluarga adalah sangat penting sebelum sang anak dilepas ke lingkunganya. ini yang sering ditinggalkan oleh para orang tua.

dari lingkungan, seorang anak bisa ikut tawuran karena teman-temanya yang mengajaknya, disini adalah tugas keluarga sbagai pengawas dan tokoh masyarakat yang mengelola, karena saya pernah mengalami sendiri, dulu saya adalah seorang yang pendiam, tapi semenjak mengikuti gerombolan pemuda yang suka berkelahi, mental sama fisik saya jadi terlatih untuk berkelahi.

kemudian sekolah, saya pernah dengar bahwa sekolah-sekolah di jakarta memang bekualitas dalam pendidikan IQ, tapi mereka lemah pada kedisiplinan, EQ dan SQ-nya, padalah untuk menjadi seorang yg berkualitas dibutuhkan keseimbangan antara IQ, SQ dan EQ ( lihat penjelasan)

jika ketiga itu dapat berjalan dengan baik, insya allah tawura tidak akan terjadi

1 comment:

silahkan berkomentar dengan baik